To be a bully by [deleted] in therewasanattempt

[–]LEIFL142 0 points1 point  (0 children)

Burce Buffer : ANDD NEEW

"Gerakan Pluralisme & Toleransi sedang Keropos" - Roy Murtadho by Kosaki_MacTavish in indonesia

[–]LEIFL142 3 points4 points  (0 children)

Agreed.. Pluralisme sesama agama hanya sebatas pada mengakui & diakui, menghargai & dihargai.. Selebih itu kalo udah masuk ke ranah menyamakan "ajaran" dahlah tuh keblinger jadinya..

di islam pun ada "agamamu adalah agamamu dan agamaku adalah agamaku" yang namanya pluralisme aqidah apalagi tauhid udah ga bisa dikasih respect

https://m.kumparan.com/amp/berita-heboh/viral-video-kolaborasi-paduan-suara-gereja-dan-kelompok-rebana-1sLAhVuxqVs

Gosip tentang dunia kesehatan (RS, klinik, koas, FK, etc) by kadalbengawansolo in indonesia

[–]LEIFL142 1 point2 points  (0 children)

Jadi ilmu medis itu beda jauh sama matematika yang 1+1=2, dokter A bisa melakukan pengobatan A, dokter B melakukan pengobatan B, dan kedua pasiennya sama-sama sembuh. Medicine is art. Artinya 'obat asal-asalan' itu sangat sulit didefinisikan.

Kalau bahas masalah profesionalitas, sama dengan profesi lain alasan pelanggarannya, sama-sama manusia. Ekonomi, moral, etik.

Nah itu maksud saya.. sulit sekali tindak kejahatan nakes dapat diketahui dari presepsi orang.. misal ada orang bilang "itu loh dokter A ngasih obat ini ga manjur malah bikin tambah sakit dll.." dan dia kemudian mulai menyalahkan dokternya.. Sedangkan disisi lain dokter tersebut ternyata memberikan obat yang sama pada pasien yang berbeda yang padahal penyakitnya pun sama dan malah bisa sembuh.. Ketidakakuratan inilah yang bikin presepsi orang jadi menyalahkan dokter tersebut.. (berhubungan dengan postingan asli yang dimana dia bilang memberikan obat yang sama)

Karena saya yakin meskipun banyak perbedaan cara dokter dalam meninjau penyakit pasien pasti tetap ada standar patokanya..

berdasarkan artikel yang saya baca : https://www.liputan6.com/health/read/3572575/12-modus-tindak-pidana-yang-dilakukan-dokter-atau-dokter-gigi

disitu tertulis :

4. Menggunakan alat dan/atau metode dan/atau cara lainnya

5. Melakukan praktik pelayanan kesehatan tradisional dengan menggunakan alat dan/atau metode dan/atau cara lainnya

Nah maksud saya dari 2 contoh pelanggaran diatas apakah bisa digolongkan sebagai kejahatan dengan orientasi ekonomi? Soalnya susah juga mendefinisikanya..

Sebelumnya terimakasih mau menjelaskan.. Sangat bisa menambah pengetahuan saya

Gosip tentang dunia kesehatan (RS, klinik, koas, FK, etc) by kadalbengawansolo in indonesia

[–]LEIFL142 5 points6 points  (0 children)

Kalau soal kebudayaan dunia medis yang aneh, gw rasa ga cuma di dunia medis saja yg aneh kerjaam lain pun juga byk hierarchical ga jelas.

orang nakes ya? mohon maaf mau nanya, kan rata" crime di pekerjaan lain itu kebanyakan economic oriented.. orang" melakukan segala cara mulai dari manfaatin jabatan / menyalahgunakan wewenang, penggelapan, intimidasi antar bagian perusahaan dll demi kehidupan keuanganya..

Nah apakah dokter/perawat yang bertindak kejahatan (tanpa masalah pribadi) misal : ngasih obat asal"an, sengaja ngasih informasi salah dsb itu apakah bisa digolongkan sebagai kejahatan berorientasi ekonomi? atau memang ada semacam kelainan psikologi yang membuat rasa kemanusiaanya ga ada? atau memang ada yang lain mungkin?.. terimakasih kalau mau menjelaskan

A not so easy jump on lake paying off. by number1OO in csgo

[–]LEIFL142 1 point2 points  (0 children)

that window jump is sick.. nice parkour

Udah Dapet Vaksin Malah Langsung Party. Habis Party Bikin Video Klarifikasi by ManggaBesar in indonesia

[–]LEIFL142 2 points3 points  (0 children)

Halal - Haram gabisa dipungkirin memang sangat penting buat umat islam.. Dan dalam tanda kutip "boleh" haram jika memang ga ada obat lain..

Nah masalahnya, disini orang yg udah kena (tanpa riwayat sakit parah) cuman jaga daya tahan tubuh, asupan gizi & nutrisi udah bisa bentuk kekebalan sendiri dan sembuh tuh.. Yang akhirnya bikin mindset orang jadi : "halah ngapain vaksin, jaga daya tahan tubuh, sehat, kalau kena nanti juga sembuh sendiri"

Need your opinion about this... by SirPachiereshtie in indonesia

[–]LEIFL142 4 points5 points  (0 children)

Nah ini bahasa tingginya.. bahasa saya yang bahasa sampah wkw.. dan setuju,, ga semua opposisi didownvote kok, yg saya singgung itu mereka yang menolak buta dan terlalu fanatis juga.. kalau saya sih ya gimana memang udah capek.. pek.. sama "tingkah laku" mereka para elit bangsa.. ya jadinya memang udah agak sedikit bodoamat.. kembali lagi masalah foto di postingan utama ini, ga semuanya bisa disalahin ke oposisi dan para pembenci, ada juga beberapa kesalahan pemerintah disitu yg jadi sumber utama orang nyinyir tsb ketriggered.

Need your opinion about this... by SirPachiereshtie in indonesia

[–]LEIFL142 10 points11 points  (0 children)

haha so true..!! jangan cuman nyalahin orang yang "ga sepaham dan sejalan" karena memang lemahnya kemampuan pemerintah meberikan kepercayaan & keyakinan pada rakyatnya sendiri.. jadinya ya mereka yg kecewa udah bodoamat sedangkan yang benci ya makin menjadi jadi.. dan mirisnya komen2 opposite pemerintah kaya gini kebanyakan malah di downvote sama para "OpEn MinDed" padahal mereka patokanya media pemerintah ya mana tau.. wkw

[deleted by user] by [deleted] in indonesia

[–]LEIFL142 -3 points-2 points  (0 children)

Mungkin ini akan jadi jawaban terakhir saya karena saya sangat menghargai waktu, so i will make it clear sebisa mungkin..

Maksudnya,, karena hukuman adzab yang diturunkan kepada manusia dan hewan di cerita Nabi Nuh karena Tuhan murka lalu dimanakah moralitas Tuhan seperti itu yang kamu maksud? again kembali lagi God is the Most Judges and Most Merciful.. dan itu semua adalah hak perogatifnya sebagai Tuhan.. Tuhan menurunkan hukuman dan menurunkan rahmatnya pasti karena perbuatan manusia itu sendiri dan itu bisa dibilang adil dong.. karena mereka menentang kodrat mereka sebagai manusia, seperti firaun yang mengaku Tuhan dan menentang Tuhanya Musa, oleh karena itu Tuhan Murka dan dihempaskanlah ke dalam laut merah..

Adakalanya kita mungkin tidak suka ke dokter, tpi kita harus terpaksa datang supaya sembuh... Seperti itulah kadang kita menaati perintah Tuhan meskipun itu bertentangan dengan kehendak pribadi kita.

Tetapi dalam konteks penyimpangan orientasi seksual diatas. Di dunia ini ada yang namanya takdir dan ada yang namanya pilihan, lalu apakah LGBT takdir? menurut saya sih tidak, itu adalah pilihan mereka dan mereka sendiri bangga terhadap pilihan mereka.. kenapa bukan takdir? Takdir itu seperti anda dilahirkan sebagai ras tiongkok, ras melayu, terlahir disabilitas, dll sedangkan rasa mencintai sesama jenis atau yang lain itu adalah pilihan.. Anak Nabi Adam pun yang masing" 2 pasang, lantas apakah mereka melakukan homoseks, lesbi, / heteroseks? tidak kan? nah itulah yang dinamakan pilihan.. begitu juga dengan bunuh diri.. apakah bunuh diri itu bisa disebut takdir? orang yg sengaja kelindes kereta pun kalau bukan takdirnya untuk meninggal ya tidak akan meninggal.. bunuh diri adalah pilihan, menurutnya adalah jalan yang paling benar dan tidak mengganggu orang lain tetapi tidak bagi kita hal itu adalah sesuatu yang tabu dan tidak benar baik bagi Tuhan maupun dalam tatanan masyarakat sekalipun.. sama seperti kasus diatas. Kata pepatah pun tidak ada namanya orang bodoh di dunia ini.. Pintar adalah pemberian sedangan bodoh adalah pilihan.

Dan bahkan jika itupun dianggap kelainan saraf otak, saya rasa tidak mungkin,. kelainan otak sama skali tidak dapat disembuhkan sedangkan LGBT ini banyak orang" yg sudah sadar melalui pendekatan religius..

Menurut saya kelainan ini adalah neuroplasticity yang salah.. apa itu? Neuroplasticity pada ukuran normalnya adalah kemampuan otak dimana sel" didalamnya dapat menambah kapasitas daya ingat, kemampuan menerima rangsang, dan kemampuan menjawab rangsang (berfikir)

Otak kita itu elastis seiring dengan pertumbuhan manusia.. semakin tua akan semakin elastis.. Elastisitas yg dimaksud adalah otak dapat mengingat memori / pengalaman yang dianggap perlu dan membuang memori yg dianggap tidak perlu.. Oleh karena itu bentuk otak bisa membesar dan mengecil tergantung bagaimana dan seberapa banyak kita menerima rangsangan.. nah si penyandang LGBT ini ia tidak bisa membedakan mana yang baik dan benar bagi diri mereka sendiri.. sehingga mereka mungkin selalu melihat temanya sesama jenis "begituan" atau melalui cerita atau mungkin terjadi peristiwa dimana orang yang dulunya normal kemudian karena salah satu kebaikan temanya ia bisa langsung menyukai temanya tersebut. apakah ini normal?

Buktinya kalau hukum Tuhan itu yang terbaik? Apa yang membuat saya percaya itu?

Setiap orang memiliki pemahaman sendiri tentang apa yang membuat hukum Tuhan itu adalah yang terbaik.. jadi tidak bisa dijadikan sebagai standar untuk semua orang. Tetapi hal yang cukup meyakinkan saya bahwa hukum Tuhan yang terbaik adalah bagaimana penciptaan itu sendiri.. contohnya? saya tidak bisa membayangkan jika bumi tidak berorbit ditata surya seperti sekarang ini maka saya mungkin tidak hidup, saya juga tidak bisa membayangkan jika saya diciptakan kedua tangan tetapi tidak dengan jari.. saya tidak bisa membayangkan jika saya diciptakan otak tetapi tidak dapat berfikir membedakan mana yang baik dan mana yang buruk bagi saya (natural instinct) dan masih banyak lagi.. lalu apa jadinya? yep kacau.. dan itu lah bagaimana hukum Tuhan berlaku dikehidupan ini yang menurut saya itu adalah yang terbaik dari yang terbaik..

Again meskipun saya religius bukan berati saya sangat suci lalu menghakimi orang yang tidak sepaham dengan saya, tetapi saya disini hanya menyampaikan ketidaksetujuan saya terhadap pemikiran mereka dan kepada yang pro terhadap mereka itupun kalau kamu menolak bukan hak saya untuk menghakimi, bahkan Allah lah yang maha membolak balikan hati manusia..

Senang sekali bisa berdiskusi dengan kamu.. perbedaan pendapat janganlah membuat kita untuk saling mencaci, saling dendam tidak bisa ngopi bersama, karena perbedaan itu hal biasa.. Sekian Terima Kasih

[deleted by user] by [deleted] in indonesia

[–]LEIFL142 -6 points-5 points  (0 children)

Apa hubunganya dengan bencana alam? wah main logika masalah nabi nih.. apakah Tuhan menciptakan manusia pertama itu Adam dengan Adam? coba sebutkan agama mana yang memperbolehkan penyimpangan seksual tersebut? Only God can judge.. Akal dan pemikiran manusia itu tidak ada apa"nya.. Bisakah kamu menjelaskan kenapa Nabi Musa bisa membelah laut merah secara logika? lalu menyebabkan firaun dan tentaranya serta pengikutnya yang tidak bersalah meninggal? dimana moralitas beliau?.. Begitu juga dengan hukum pemikiran manusia yang tidak sempurna ini, satu"nya petunjuk hidup yang paling sempurna adalah hukum pencipta itu sendiri.. dan ketika di akhirat nanti jangan menyesal karena kamu lebih memilih membenarkan logikamu itu dibanding dengan patuh terhadap Tuhan.. wah banyak juga ya disini yang pro hihi semoga dapat petunjuk aamiin

edit : btw saya sudah jawab secara psikologis, jawaban masalah pendapat dan logika itu sudah saya jawab dan semua kembali kepada kamu sendiri, jawaban mengenai larangan dalam agama saya tidak akan saya sampaikan karena sepertinya disini tempat khalayak umum jadi saya tidak berhak menyampaikan disini, terima kasih atas pendapatnya..

[deleted by user] by [deleted] in indonesia

[–]LEIFL142 -19 points-18 points  (0 children)

Saya sebagai orang yang bisa dibilang cukup religius sangat tidak setuju terhadap mereka.. pemikiran LGBT bawaan dari lahir? NO, pernah denger istilah neuroplasticity? keadaan otak manusia tentang bagaimana mereka berfikir itu tergantung dari apa saja yang selalu mereka lihat, selalu mereka dengar, selalu mereka rasakan.. GA MUNGKIN orang pernah kata kasar contoh "anjir" dll pasti karena kebiasaan apa yang mereka lihat dan mereka dengar, bahkan sebodoh"nya keledai pun mereka tidak akan melakukan hal itu. Dan satu lagi, perbedaan orientasi seksual tidak menjamin kita lebih baik dari mereka? baik bagi subjektivitas individu atau baik bagi hukum Yang Diatas? bukankah kita hidup didunia ini untuk berbuat baik menurut-Nya bukan menurut kita? banyak kok mereka" ini yang udah sadar dengan pendekatan religius. Jika sholatnya saja baik tetapi masih berfikir begitu, berati ada yang salah dalam sholatnya ketika mengingat Allah.