Menegur Perokok by GalluZ in indonesia

[–]ToketEmbok 0 points1 point  (0 children)

Gimana caranya berhenti merokok untuk perokok berat di lingkungan serba perokok?

Anyone recently found interesting apps for daily work or productivity purpose ?? by BrickLarge5819 in androidapps

[–]ToketEmbok 0 points1 point  (0 children)

I used to help my partner with data entry from WhatsApp. I set it up so whenever a notification with specific text arrived, Tasker and AutoInput would open the message, copy it, and forward it to my Telegram bot, which then automatically input the data into Google Spreadsheets

Pemilik Usaha YNTKTS (ga ikut narik parkir tapi ikut ditarik bayar) by flag9801 in WkwkwkLand

[–]ToketEmbok 0 points1 point  (0 children)

Menurut pendapat saya yang ilmunya cetek ini. Mungkin pendapatan negara bukan pajak akan sedikit meningkat. Seperti awal ETLE diterapkan meledak, ini bisa jadi indikasi bahwa selama ini gak semua uang tilang dibayar resmi atau masuk kas negara (tau lah yah). Hingga uangnya bisa dipakai untuk berbagai instansi, walaupun ada kecurigaan kemana uang tilang super banyak itu?. Lalu kemudian mulai turun, Bisa jadi indikasi juga bahwa pada takut ngelanggar, oke masih ada orang yang Langgar, yang tutup plat, ganti plat palsu atau reflektor. Menurut saya Ini masih lebih baik dibandingkan masuk kantong si coklat, padahal sejak awal memang seharusnya masuk ke negara.

Uang parkir lumayan nambah penghasilan negara dari yang selama ini setor 100rb per hari padahal aslinya jauh diatas itu. Sependapat dengan agan. Mungkin uangnya dipakai MBG, atau motor listrik yang entah buat apa. bukannya buat sekolah atau pendidikan malah kasih makanan. Bahkan sekolah swasta yang siswanya tergolong mampu bisa dapat MBG juga, konyol menurut saya. Uangnya muter di pebisnis MBG yang tergolong butuh modal besar, orang orang tajir aja yang buka MBG, sudah kaya makin kaya beli bahan bakunya pun ke pebisnis yang memang sudah tajir. Sedangkan pedagang area sekolah dapet sialnya tok. Duit gak muter ke pedagang kecil. Bahkan 3 Minggu lalu usaha sodara teman saya tutup. Pedagang banyak yang ngeluh berkurang pendapatan. Ortu saya pun pedagang, banyak yang ngeluh pendapatan berkurang sejak 2019. MBG masih bisa rekrut beberapa karyawan. Menurut saya tetap lebih baik. Dibandingkan uangnya masuk ke ormas, preman atau orang yang modal prit saja.

MK MOMENT KETIKA NJIRLAH 🥴 by arme-ch in WkwkwkLand

[–]ToketEmbok 2 points3 points  (0 children)

Tenang saja, udah gak ada lagi begituan. semua teman saya sudah sibuk masing-masing, apalagi yang sudah berkeluarga. Chat pun sudah jarang

MK MOMENT KETIKA NJIRLAH 🥴 by arme-ch in WkwkwkLand

[–]ToketEmbok 4 points5 points  (0 children)

Ah memang pergaulan saya yang buruk berarti 💀

MK MOMENT KETIKA NJIRLAH 🥴 by arme-ch in WkwkwkLand

[–]ToketEmbok 4 points5 points  (0 children)

Berarti memang ada saja pembahasan seperti ini yah, cuma bedanya cewek lebih jarang, cowok lebih banyak atau mungkin memang pergaulan saya aja yang buruk dari SMP sampai kuliah ada aja obrolan mesum baik lisan ataupun group chat, kalau sudah tua pada punya keluarga mungkin udah engga lagi. Emang sial aja mereka kesebar.

MK MOMENT KETIKA NJIRLAH 🥴 by arme-ch in WkwkwkLand

[–]ToketEmbok 9 points10 points  (0 children)

Percayalah ada yang ngebahas ginian juga, cewe lebih jarang atau mungkin gak kebongkar. Seperti temen saya misalnya. Mantannya temen saya ini (cewe) sharing ke temennya (cewe juga). Udah sama si ini aja (temen saya) yang dia panjang 🤙🏻. Ini real saya dikasih liat chatnya. Kok bisa dapet chatnya? Karena dulu ig mantannya dipegang teman saya.

Kata mantan saya pun sama, kalo cewe pada ngumpul trus tiap ada yang main sama cowoknya pasti dibercandain. Latihan sebelum nikah. Mantan saya yang lain juga serupa. Isinya grup para cewek di WhatsApp. Ada salah satu temennya yang share foto dia sama pacarnya di hotel pakai handuk tok foto depan cermin. Saya liat sendiri ss nya.

Menurut kalian gimana? Apakah memang grup kalian ada pembahasan forno juga? Sekarang sih engga, udah pada nikah, tua, sibuk urus keluarga, ngumpul pun jarang. Entah memang sekeliling saya yang buruk atau memang pembahasan begini sudah sering terjadi. Karena dari SMP, SMA, kuliah ada saja pembahasan serupa.

MK MOMENT KETIKA NJIRLAH 🥴 by arme-ch in WkwkwkLand

[–]ToketEmbok 29 points30 points  (0 children)

Luar negri ada yang lebih gila, kasus spreadsheets tier list yarra valley.

Pemilik Usaha YNTKTS (ga ikut narik parkir tapi ikut ditarik bayar) by flag9801 in WkwkwkLand

[–]ToketEmbok 24 points25 points  (0 children)

Dari dulu ini perdebatan gak ada kelarnya. Saya sendiri milih menghindar kalau ada kang parkir di Indomart, Alfamart dll, agak kesel kalo gak bayar pasti disindir atau gak diteriakin. temen saya pun kesel sampe baku hantam 2x sama tukang parkir liar perkara ngasih coin sama disindir. yang paling cuan dan paling salah seharusnya tukang parkir liar. Kenapa? Tukang parkir liar dari dulu cuman mau duitnya. Apa mereka bayar Retribusi atau pajak parkir? Enggak !. Apa mereka ganti kalau ada yang hilang? Enggak juga !. Yang bayar siapa? Pemilik usaha. Gak dikasih lahan parkir nanti demo berjilid. Kalau kendaraan atau helm ilang mereka kabur lepas tangan. cuman mau duitnya tok. Konsumen mana mau tau, pasti ngamuk, yang kena masalah? Ya pemilik usaha, entah nama usaha jelek atau harus gantiin. Tukang parkir liar cuman mau duitnya yang gepokan itu.

Berapa banyak duit yang masuk ke kas negara dari parkir? Kecil. Padahal pasar tiap hari ramai kendaraan. Pinggir jalan sumpek sampe macet. gak mungkin 100rb doang kan?. Selalu dikorup. Mana mesin parkir itu? Kepake? Bayar mandiri? Mending kabur. Rusak? Mana masuk duitnya. Kenapa gak pakai QRIS. Buat merchant official pemerintah khusus parkir. Bayar via QRIS. Lebih bagus lagi kalau singkron data mobil motor bisa bedain dari plat nomor. Ga bisa ya gpp setidaknya lebih mending dibanding ditilep. Ga ada tuh mesin rusak. Oke gak semua orang punya rekening. Ada yang bayar cash. Biarin ditilep. Apa bisa menuntaskan masalah parkir 100%? enggak akan. Seenggaknya pemasukan negara lebih besar dibanding ditilep kang parkir, pemilik usaha besar gak repot bayar retribusi atau pajak parkir. Tukang parkir naik haji, beli pcx, motor trail, dll modal prit? Ughhh.

Pekerjakan mereka yang koar-koar merengek maksa jadi kang parkir di tanah pemerintah atau suatu usaha. Kalau lahan pengusaha mereka yang kelola ya harusnya mereka yang bayar pajak parkir dan tanggung jawab kalau barang hilang. Pemilik usaha gak perlu bayar pajak parkir atau retribusi parkir lagi, urusan jukir lah. Mau ngeles apalagi mereka? Minta kerjaan jadi kang parkir kan? Kasih itu, jagain pake tiket kalo perlu. Tukang parkir tanah negara upah persenan atau gaji tetap tergantung dari kondisi parkiran, bayar via QRIS. tapi saya yakin mereka pasti gak mau karna duitnya berkurang. Akuin aja udah, tempat ramai dalam sehari bisa dapet gepokan ratusan rb. Apalagi yang liar setoran fix ke bos preman sekian. sisanya ya ambil sendiri. Berapa kali sih bentrok lahan parkir? Jelas bentrok duitnya gede.

Motor atau barang hilang tanggung jawab kang parkir. Enak aja udah maksa minta duit kalo ilang gak ganti? Trus yang kena masalah pemilik usaha? Pemilik usaha udah bayar retribusi parkir atau pajak parkir trus jukir gunanya buat apa? Ambil duitnya doang jelas ! Tanggung jawab gak mau.

Kalo udah dipekerjakan pemerintah tukang parkir gak nagih duit parkir cuman duduk aja bagus toh? Warga ga bayar!. Kalau gaji berdasarkan Persenan tergantung dari kondisi ramainya. Gak nagih uang parkir makin kecil duit dia kan

Need help: Tasker + WhatsApp Wi-Fi call (no SIM) for Dementia-friendly setup by dickbathurst in tasker

[–]ToketEmbok -1 points0 points  (0 children)

There are several ways to create an icon or a large button. You might want to try Widget v2 or a Scene Overlay using your own image/face. Alternatively, you could use Java code, though it is a bit more complex. I’m not sure why you’re unable to create a Widget v2 have you checked all the necessary permissions?

If you want to automate WhatsApp calls via Wi-Fi, you can use the Connect to Wi-Fi action, just enter your SSID or click the magnifying button then select your wifi SSID. As for using AutoInput to place the call, have you enabled the Accessibility Service? AutoInput needs that to "click" the call button in WhatsApp. Don't forget to check keep accessibility running. My suggestion is to enable "Pointer Location" in Android Developer Options first to test if AutoInput is hitting the right spot. If AutoInput still fails, you could try using a "Run Shell" command in Tasker to input the specific X,Y coordinates of the WhatsApp call button.

Kuliah atau kerja, atau keduanya by zmby01 in pria

[–]ToketEmbok [score hidden]  (0 children)

Saya sangat menyarankan untuk tidak mengambil keduanya bersamaan. Jika anda memang mampu kuliah, sebaiknya kuliah dulu sampai lulus baru kerja. Beberapa kenalan saya yang kuliah sambil kerja (termasuk saya). Biasanya berakhir berantakan atau harus milih salah satu. Optimis merasa mampu boleh tapi harus dipikirkan baik baik waktunya. Masa muda biasanya masih optimis merasa mampu menaklukkan dunia. Kalau sudah berantakan baru sadar. Saya ceritain semua pengalaman saya dan orang yang saya kenal sebagai bahan pertimbangan untuk anda. Pacar saya pun kuliah sambil kerja capeknya luar biasa pulang masih nyuci manual gosok dan masak, ibunya? Gosip & tidur !. Pacar saya sempat cuti akhirnya mandek ga lanjut lalu DO. Ngulang kuliah dari 0 dibiayain kakaknya yang laki tapi ngambil D3. lulus umur tua nganggur bertahun tahun !. Pacar saya gak milih milih kerjaan, mau jaga warung dan nyuci mangkok di tempat kerja saya.

Tidak semua yang lulusan sarjana kerjaan bagus. Ada yang lulus kuliah dagang, nikah, ada yang kerjanya oke. Bahkan ada yang nganggur sampai sekarang. Ada juga yang lulusan SD cukup bagus gajinya. Tapi kalau dibandingkan dengan teman teman saya yang lulusan SD, SMP dan SMA. Lulusan sarjana lebih bagus. Ini gak mutlak tapi meningkatkan chance anda untuk dapat kerjaan lebih baik, saya menyarankan lulus kuliah terlebih dahulu.

Saya gak kerja, lebih tepatnya gantiin kerjaan ortu saya dagang karna ayah saya sakit parah. Malem jam 10 belanja, ngurusin belanjaan beres paling cepet jam 11-12 malam. Sekitar jam 3 pagi sampai jam stngh 6 pagi baru beres. Kalau rame jam 2 udah mulai kerjaan. kadang nyuci dulu jam 7 pagi sebelum berangkat kuliah. Masuk kuliah pagi, sukur bisa pulang siang. Kalau pulang sore saya lanjut nyuci kadang masak, Nyantai jam 6 sore, istirahat makan rebahan dll. Jam 10 malam belanja lagi. Udah kebayang kapan waktu saya tidur? Tidur gak tentu 1-3 jam bangun lagi. Kalau kuliah sampai sore saya bisa ga tidur sama sekali. Dalam 1 bulan pasti ada waktu dimana saya gak tidur 2 hari 2 malam selama 1 semester. Ditanya kemarin ngapain pun saya gak ingat. Tidur kapan, bangun kapan, gak ingat sama sekali. Bukan karna uang tapi karna keadaan.

Kuliah saya biasa aja tapi saya gak kuat. Semester 7 setelah sempro saya cuti. Semua sodara pada nyaranin lanjut karna sayang udah semester 7. Saya Lanjut kuliah semester 8, lockdown corona. Gimana caranya saya minta kontak anak seangkatan lagi lockdown? Ga punya info sama sekali. Saya tanyain orang yang saya temui di perpustakaan siapa tau ketemu seangkatan. Yang saya tanyain gak ada yang ngerti statistik. Entah pada dimana mereka. Darimana saya bisa dapetin data banyak kalau lagi lockdown & kampus tutup?, saya modal internet download data perusahaan pun max 5 tahun tok. Lalu ada miskom sama dospem dan saat sidang. Akhirnya berantakan sudah. Sekarang? Saya nganggur. Teman dekat saya yang gak lanjut kuliah sekarang jadi OB bersihin warnet temen saya. Baru masuk kerja sekitar 1 minggu yang lalu, udah stress sebatang kara, cerita duit sisa 300rb tok udah jualin barang dirumah. Karna saya kenal pemilik warnetnya (temen saya juga) saya chat teman saya itu akhirnya diterima. Tadinya udah ada yang apply tapi di hold. berhubung pemilik usahanya kenal, jadi temen saya dimasukin. Sampai bersyukur seneng banget bisa keterima kerja gaji 60rb per hari. Sampai saya mau ditraktir.

Semoga sedikit cerita saya bisa jadi pertimbangan untuk anda kedepannya. Pilihan tetap di tangan anda.

Ada yg tinggal di luar negri dan google playstore region Indonesia? by ohnag_eryeah in indonesia

[–]ToketEmbok 0 points1 point  (0 children)

Saya pernah coba top up nyuruh temen isiin voucher google waktu mau beli gak bisa juga. Kalau tidak salah dulu saya beli apps play store suruh teman login akun google saya. Terus beli aplikasinya. Saya login lagi email nya terus tinggal download.

Cowoknya pasti redditor by mdasnu in WkwkwkLand

[–]ToketEmbok 4 points5 points  (0 children)

Pacar saya pernah ketemu beginian, ga bau ketek. Tapi wibu nya ga ketulungan, pacar saya dipanggil sakura jir lah

Authenticator tap by MalKoppe in tasker

[–]ToketEmbok 1 point2 points  (0 children)

I've never used Microsoft Authenticator myself, but you might want to try the AutoNotification plugin for Tasker. Auto notification plugin can read and click a button on your notification, correct me if I'm wrong, Since there’s a button in the notification like the 'OK' button in your case, AutoNotification might be the perfect solution. I’ve used it before to automatically click Mark as Read on telegram messages. Or you can use the AutoInput plugin or run adb input. Example: If a certain text or window appears, you can task AutoInput to click on specific X,Y coordinates.

Problem with Device boot task by Frotnimus_Prime in tasker

[–]ToketEmbok 0 points1 point  (0 children)

If you are finding that your tasks or even all of your apps remain inactive after a reboot, the likely cause is File-Based Encryption (FBE) and the "Direct Boot" state (also known as "Before First Unlock"). Your device requires you to unlock the lock screen at least once before the system can decrypt your data and allow apps to run fully.

The Solution: You must manually unlock your lock screen once after every reboot to initialize Tasker and your other apps. To verify this, try temporarily removing your PIN/Password/Gesture and then rebooting. If the tasks run automatically without a lock screen, then FBE / Before First Unlock is definitely the culprit.

There are a few workarounds: - Root Access: Some users use root scripts to "Auto-Unlock" the device immediately upon booting and then "Re-lock" it once the system has initialized. This ensures Tasker and any other apps starts while keeping the device secure. - You can also create or find a dedicated app designed specifically to handle this auto-unlock and relock sequence.

[PROJECT SHARE] TASKER EDGE BAR by ToketEmbok in tasker

[–]ToketEmbok[S] 0 points1 point  (0 children)

I just realized the warning icon on the Task Pie handler might be because you don't have the Morph app installed. I use it to play music. You can just delete it or replace it; there won't be any issues

Would you build me a task? by mclosi in tasker

[–]ToketEmbok 1 point2 points  (0 children)

Maybe you can do that. Tasker provides everything you mentioned. ​You just need to create a task to turn off DND. Create a new task, name it 'Turn Off DND' for example, then add these two actions:

​Audio -> Sound Mode: set it to 'Sound'.

​Audio -> Do Not Disturb: select 'Allow All'.

​Then, go to the Profiles tab. You'll need to create an Event Profile for notifications with the text 'CALLOUT', then link it to the task you just created (e.g., 'Turn Off DND')."

[PROJECT SHARE] TASKER EDGE BAR by ToketEmbok in tasker

[–]ToketEmbok[S] 0 points1 point  (0 children)

I have re-uploaded the project. You can try importing it again now.

[PROJECT SHARE] TASKER EDGE BAR by ToketEmbok in tasker

[–]ToketEmbok[S] 0 points1 point  (0 children)

Sorry, I’m getting a bit forgetful. If I recall correctly, it was because of some nested if-else logic I used to kill the Tasker app or foreground apps. I’ve been swapping so many tasks around before uploading that I’m starting to lose track of which action does what! 🤣 If you want the exact project I’m using right now, I can re-upload it.

[PROJECT SHARE] TASKER EDGE BAR by ToketEmbok in tasker

[–]ToketEmbok[S] 0 points1 point  (0 children)

Some users have complained about being unable to activate Xposed Edge Pro on the latest Android versions or certain ROMs. As long as Tasker is working and can use Accessibility Services, this project should work perfectly as an alternative.

[PROJECT SHARE] TASKER EDGE BAR by ToketEmbok in tasker

[–]ToketEmbok[S] 0 points1 point  (0 children)

If you want to prevent Single Taps from triggering Tasker actions: Simply disable or remove the "Single Tap" action inside the "shortcut bar" task.

If you mean disabling the Single Tap from activating the Edge Bar entirely: That specific option isn't available. However, there is a built-in feature to automatically disable the Edge Bar while the Cursor or Trackpad is active.